Cerdas dalam berkegiatan Alam Terbuka

Para peserta Adventure Camp 2019 sedang berbagi pengetahuan dan pengalaman

Sahabat Muda News – Cisarua. Kabut tipis nan dingin menyambangi punggungan desa Citeko. Hamparan perkebunan teh desa Citeko terlihat lumayan agak jelas karena kabut turun tidak terlalu tebal. Satu persatu peserta Adventure Camp mulai berdatangan dan langsung menuju meja registrasi. Para peserta mengisi buku registrasi dan langsung mendapatkan merchandise dari berbagai sponsor.

Para peserta disambut para punggawa Adventure Camp 2019 diantaranya Muhammad Anshori – Ori Kaki Gunung, Nanda Gede, Joe Item dan bang Yudhi Kurniawan. Mereka langsung di arahkan ke camp site untuk segera mendirikan tenda dan istirahat. Malam semakin larut namun gelombang kedatangan peserta masih terlihat masif, hal ini makin membuat suasana Jum’at malam seperti pasar malam kebanyakan, mereka sangat antusias mendirikan berbagai model tenda.

Adventure Camp 2019 di buka oleh Ketua Pengarah Kegiatan dalam hal ini Muhammad Anshori – Oki Kaki Gunung, kegiatan ini merupakan cerminan dari kegelisahan para senior pelaku kegiatan alam terbuka karena makin banyaknya korban yang berjatuhan dalam melaksanakan kegiatan alam terbuka, hingga bulan Juli 2019 sudah 17 orang menjadi korban karena berbagai hal. Kegelisahan ini tentunya menjadi titik awal kawan kawan untuk intropeksi diri dalam melakukan kegiatan di alam terbuka yang sangat rentan dengan bahaya tutur Ori Kaki Gunung.

Kegiatan Adventure Camp 2019 langsung menggelar kelas-kelas sharingnya, ada beberapa expertis yang berbagi pengetahuan dan pengalamannya diantara dari PMI, Basarnas, APGI dan FMI. Dedeh Wahdaniyah salah satu peserta dari Sawangan mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat selain ajang silahturahmi antar sesama penggiat alam terbuka juga sebagai ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan sehingga kita tercerdaskan dalam beraktifitas di alam terbuka.

Harapan para peserta dan panitia Adventure Camp 2019, kegiatan ini terus bergulir hingga ke daerah-daerah dengan tujuan menyamakan persepsi soal bagaimana berkegiatan di alam terbuka secara aman dan nyaman. Pentingnya memahami kompetensi diri dan mengenal gejala ancaman ekternal merupakan kunci dalam menjalankan kegiatan di alam terbuka secara aman dan nyaman, menurut bang Nanda Gede (salah satu Senior Mapala STIE Ahmad Dahlan).

Lain lagi dengan bang Yudhi Kurniawan dan bang Joe Item, menurut mereka para pengiat juga di harapkan dapat mengenal lebih jauh tentang peruntukan alat-alat pendukung berkegiatan di alam terbuka, kerena dengan mengenal peruntukan dan bahan pembuatannya dapat membuat mereka paham akan fungsi maksimal dari masing masing alat pendukung tersebut sehingga mereka dapat menciptakan rasa aman dan nyaman dalam berkegiatan di alam terbuka. (AM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *